Sekretaris Daerah Kota Malang Erik Setyo Santoso memberikan respons positif atas diresmikannya pembukaan cabang Fitness Plus Sawojajar yang berlokasi di Jalan Danau Toba, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Pejabat publik yang akrab disapa Erik itu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Founder dan CEO Fitness Plus Indonesia Dith Satyawan yang telah bersedia berusaha di Kota Malang dengan membuka cabang Fitness Plus Sawojajar.
“Saya mengapresiasi sekali Pak Dith Satyawan yang sudah membuka Fitness Plus Sawojajar yang berperan serta mengembangkan budaya hidup sehat dengan menyediakan fasilitas kebugaran,” ungkap Erik kepada media, Minggu (27/7/2025).
Pria yang gemar berolahraga dan nge-gym ini mengatakan, bahwa jika dilihat dari sisi kesehatan, terdapat beberapa tahapan yakni promotif, preventif dan kuratif. Menurut Erik, jika membahas mengenai kuratif atau penyembuhan terhadap penyakit, alokasi anggaran dari APBD Kota Malang terserap untuk menangani masalah kesehatan sekitar 10 persen.
“Alangkah lebih baik kalau tidak sakit, maka perlu melakukan langkah preventif atau pencegahan, salah satunya olahraga,” ujar Erik.
Erik mengatakan, dengan keterbatasan anggaran, Pemerintah Kota Malang tidak dapat menyediakan fasilitas atau sarana penunjang kesehatan yang lengkap dan dapat dinikmati oleh masyarakat luas Kota Malang.
“Kami hanya bisa berusaha menyediakan gym outdoor di taman-taman. Kemudian menyediakan Mbois gym di Malang Creative Center (MCC) yang menyediakan lima macam latihan kebugaran untuk masyarakat yang menengah ke bawah. Kalau industri fitness menengah ke atas dengan fasilitas lebih, servis premium salah satunya diisi Fitness Plus,” jelas Erik.
Menurut Erik, keberadaan cabang Fitness Plus Sawojajar dapat membantu meningkatkan kesehatan dan menangani atau bahkan mencegah tiga penyakit paling tinggi yang ditangani oleh rumah sakit. Yakni hipertensi, diabetes dan jantung beserta turunannya.
“Ketiga penyakit ini pencegahan dan penyembuhannya dapat dilakukan dengan olahraga ini. Latihan beban paling optimal mengobati penyakitnya degeneratif kategori penyakit tidak menular,” ujar Erik.
Selanjutnya, dengan budaya hidup sehat, dapat membantu masyarakat beraktivitas dengan lebih baik dan lebih positif. Karena menurut Erik, jika seseorang sudah gemar berolahraga dan menerapkan pola hidup sehat akan menjauhi aktivitas merokok dan minum minuman keras.
“Latihan beban seperti fitnes ini punya banyak manfaat dan banyak belum diketahui. Sayangnya banyak mitos tentang fitnes, seperti membuat kuntet, bikin tidak pintar, dan sebagainya. Padahal itu tidak benar, buktinya Mas Dith atlet binaraga sukses menjadi pengusaha, ada juga yang sukses menjadi Sekretaris Daerah,” beber Erik.
Lebih lanjut, pihaknya berpesan kepada seluruh masyarakat Kota Malang agar menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan yang harus dijalankan. “Jalankan olahraga secara rutin tanpa menganggapnya sebagai beban. Olahraga harus terus menerus. Tidak harus mengangkat beban berat, bisa semampunya dulu secara bertahap,” pungkas Erik.

Local Pride, Global Mindset, Always Positive











Discussion about this post